Investasi Rp71 M Lenyap, Korban Laporkan Sekuritas ke Bareskrim
login
register
Home
Nasional
Politik
Hukum & Kriminal
Peristiwa
Pemilu
Info Politik
BERITA TERBARU
Internasional
Asean
Asia Pasifik
Timur Tengah
Eropa Amerika
BERITA TERBARU
Ekonomi
Keuangan
Energi
Bisnis
Makro
Corporate Action
BERITA TERBARU
Olahraga
Sepakbola
Moto GP
F1
Raket
BERITA TERBARU
Teknologi
Teknologi Informasi
Sains
Telekomunikasi
Climate
BERITA TERBARU
Otomotif
Tren
Mobil
Motor
E-Vehicle
Commercial
Info Otomotif
BERITA TERBARU
Hiburan
Film
Musik
Seleb
Seni Budaya
Music At Newsroom
BERITA TERBARU
Gaya Hidup
Health
Food
Travel
Trends
BERITA TERBARU
CNN TV
Ragam
Foto
Video
Infografis
Indeks
Fokus
Kolom
Terpopuler
Features
Search History
Loading… Nasional
Hukum Kriminal
Investasi Rp71 M Lenyap, Korban Laporkan Sekuritas ke Bareskrim
CNN Indonesia
Jumat, 28 Nov 2025 22:35 WIB
Bagikan:
url telah tercopy
Korban dugaan akses ilegal terhadap akun sekuritas yang menyebabkan aset senilai Rp71 Miliar raib melapor ke Bareskrim Polri, pada Jumat (28/11). (CNN Indonesia/ Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia — Korban dugaan akses ilegal terhadap akun sekuritas yang menyebabkan aset senilai Rp71 Miliar raib melapor ke Bareskrim Polri, pada Jumat (28/11).Pelaporan itu dilakukan oleh korban berinisial I kepada TYS selaku Direktur Utama Mirae Asset Sekuritas. Laporan itu teregister dengan nomor LP/B/583/XI/2025/SPKT/ BARESKRIM POLRI.Kuasa hukum korban, Krisna Murti menuturkan pihaknya juga telah menyerahkan sejumlah bukti seperti rekap transaksi yang diduga dilakukan secara ilegal. Selain kliennya, ia mengatakan total dana yang hilang dari beberapa korban lain ditaksir mencapai Rp90 Miliar. ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Klien kami kehilangan uang di situ dengan jumlah Rp71 miliar kemudian ada teman-teman yang lain korban-korbannya juga melaporkan kepada kami,” ujarnya kepada wartawan di Bareskrim Polri.Lihat Juga :Tersangka Pembunuh Anak Tiri di Bandung: Mama Menyesal, Minta Maaf
Ia menjelaskan dugaan ilegal akses kepada akun sekuritas milik kliennya terjadi pertama kali pada 6 Oktober 2025 sekira pukul 19.34 WIB. Kala itu muncul notifikasi trade confirmation pada email terdaftar.Krisna menegaskan kliennya tidak pernah melakukan transaksi tersebut. Ketika dikonfirmasi, pihaknya mengklaim bahwa sekuritas sudah mengakui aktivitas transaksi itu bukan berasal dari nasabah.”Mereka di situ bilang, mengakui bahwa transaksi tanggal 6 Oktober 2025 tidak dilakukan oleh nasabah sendiri,” tuturnya.Ia mengklaim dari hasil pemeriksaan sementara juga tidak menunjukkan adanya peretasan server dan akses akun nasabah. Sehingga indikasi adalah adanya akses ilegal terhadap akun nasabah oleh pihak yang mengetahui informasi login nasabah.Krisna menjelaskan sebelumnya kliennya memiliki portfolio saham di BBCA, BBRI, Telkom, BMRI hingga CDIA di akun sekuritas tersebut. Namun, saham itu hilang, diganti dengan aset yang sama sekali tak diketahui korban.”Saham-saham itu ada saham film, kemudian ada NIYZ. Jadi sekali lagi bahwa klien kami telah kehilangan uangnya,” ucapnya.Lihat Juga :Prabowo Belasungkawa Bencana Alam di Aceh, Sumut, hingga SumbarKrisna mengatakan pihak sekuritas sudah berdialog dengan kliennya sebagai korban ataa dugaan ilegal akses itu. Namun, hingga kini, pihak sekuritas hanya menyebut tengah melakukan investigasi internal.Upaya somasi juga telah dilakukan Namun, demikian somasi tersebut tidak direspon oleh pihak sekuritas. Oleh karenanya ia meminta sekuritas agar bertanggungjawab penuh atas apa yang dialami klieannya.”Kalau mereka mengatakan mereka adalah korban, ayo dong sama-sama ngelapor. Kita lapor ke polisi sama-sama, jangan kita dilepas,” jelasnya.”Bahwa klien kami dilepas, dia sudah mengakui bahwa transaksi ini tidak dilakukan oleh klien kami, tapi nggak ada tindak lanjutnya seperti apa,” ujarnya. (fra/tfq/fra)
[Gambas:Video CNN]
Bagikan:
url telah tercopy
TOPIK TERKAIT
korban
akses ilegal
akun sekuritas
bareskrim polri
transaksi ilegal
kehilangan aset
investasi
ARTIKEL TERKAIT
KPK Buka Suara Penyidik Dilaporkan ke Bareskrim oleh Saksi Korupsi
Inara Rusli Polisikan Penyebar CCTV Rumah Terkait Kasus Perzinahan
Ekstasi Senilai Rp207 M di Tol Lampung Mau Diedarkan di Jakarta
Penyidik KPK Diadukan ke Bareskrim Polri oleh Saksi Kasus Hasbi Hasan
Viral Wanita Tanpa Busana Ludahi dan Hina Al Quran, Polisi Selidiki
Bareskrim Bongkar 2 Pinjol Ilegal yang Ancam Nasabah dengan Foto Bugil
REKOMENDASI UNTUKMU
LIHAT SEMUA
LIHAT SEMUA
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER
Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG
TELUSURI
Nasional
Internasional
Ekonomi
Olahraga
Teknologi
Otomotif
Hiburan
Gaya Hidup
berbuatbaik.id
CNN TV
IKUTI KAMI
© 2025 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2025 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed
with permission. Tentang Kami |
Redaksi |
Pedoman Media Siber |
Karir |
Disclaimer
CNN U.S. |
CNN International |
CNN en ESPAÑOL |
CNN Chile
CNN México |
العربية |
日本語 |
Türkçe Investasi Rp71 M Lenyap, Korban Laporkan Sekuritas ke Bareskrim
login
register
Home
Nasional
Politik
Hukum & Kriminal
Peristiwa
Pemilu
Info Politik
BERITA TERBARU
Internasional
Asean
Asia Pasifik
Timur Tengah
Eropa Amerika
BERITA TERBARU
Ekonomi
Keuangan
Energi
Bisnis
Makro
Corporate Action
BERITA TERBARU
Olahraga
Sepakbola
Moto GP
F1
Raket
BERITA TERBARU
Teknologi
Teknologi Informasi
Sains
Telekomunikasi
Climate
BERITA TERBARU
Otomotif
Tren
Mobil
Motor
E-Vehicle
Commercial
Info Otomotif
BERITA TERBARU
Hiburan
Film
Musik
Seleb
Seni Budaya
Music At Newsroom
BERITA TERBARU
Gaya Hidup
Health
Food
Travel
Trends
BERITA TERBARU
CNN TV
Ragam
Foto
Video
Infografis
Indeks
Fokus
Kolom
Terpopuler
Features
Search History
Loading… Nasional
Hukum Kriminal
Investasi Rp71 M Lenyap, Korban Laporkan Sekuritas ke Bareskrim
CNN Indonesia
Jumat, 28 Nov 2025 22:35 WIB
Bagikan:
url telah tercopy
Korban dugaan akses ilegal terhadap akun sekuritas yang menyebabkan aset senilai Rp71 Miliar raib melapor ke Bareskrim Polri, pada Jumat (28/11). (CNN Indonesia/ Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia — Korban dugaan akses ilegal terhadap akun sekuritas yang menyebabkan aset senilai Rp71 Miliar raib melapor ke Bareskrim Polri, pada Jumat (28/11).Pelaporan itu dilakukan oleh korban berinisial I kepada TYS selaku Direktur Utama Mirae Asset Sekuritas. Laporan itu teregister dengan nomor LP/B/583/XI/2025/SPKT/ BARESKRIM POLRI.Kuasa hukum korban, Krisna Murti menuturkan pihaknya juga telah menyerahkan sejumlah bukti seperti rekap transaksi yang diduga dilakukan secara ilegal. Selain kliennya, ia mengatakan total dana yang hilang dari beberapa korban lain ditaksir mencapai Rp90 Miliar.
Source: www.cnnindonesia.com