
Detik-Detik Banjir Sapu Satu Desa di Pidie Jaya Aceh
login
register
Home
Nasional
Politik
Hukum & Kriminal
Peristiwa
Pemilu
Info Politik
BERITA TERBARU
Internasional
Asean
Asia Pasifik
Timur Tengah
Eropa Amerika
BERITA TERBARU
Ekonomi
Keuangan
Energi
Bisnis
Makro
Corporate Action
BERITA TERBARU
Olahraga
Sepakbola
Moto GP
F1
Raket
BERITA TERBARU
Teknologi
Teknologi Informasi
Sains
Telekomunikasi
Climate
BERITA TERBARU
Otomotif
Tren
Mobil
Motor
E-Vehicle
Commercial
Info Otomotif
BERITA TERBARU
Hiburan
Film
Musik
Seleb
Seni Budaya
Music At Newsroom
BERITA TERBARU
Gaya Hidup
Health
Food
Travel
Trends
BERITA TERBARU
CNN TV
Ragam
Foto
Video
Infografis
Indeks
Fokus
Kolom
Terpopuler
Features
Search History
Loading… Nasional
Peristiwa
Detik-Detik Banjir Sapu Satu Desa di Pidie Jaya Aceh
CNN Indonesia
Minggu, 30 Nov 2025 05:14 WIB
Bagikan:
url telah tercopy
Korban banjir di Pidie Jaya Aceh mengatakan material banjir yang menerpa rumahnya berupa lumpur dan kayu hingga ranting pohon. (REUTERS/Hendri)
Aceh, CNN Indonesia — Hamidah (44) tak pernah menyangka bahwa banjir yang menerpa daerahnya di Desa Blang Awee, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh begitu parah.Banyak rumah hanyut, rusak berat hingga tertimbun lumpur yang menggunung. Secara geografis Desa Blang Awee memang terletak di pinggir sungai dan tidak terlalu jauh dari kantor Bupati Pidie Jaya.Midah bercerita kejadian itu bermula pada Rabu (26/11) dinihari pukul 02:00 WIB hujan deras turun mengguyur. Saat itu mereka mengira hanya hujan biasa dan tidak akan membuat sungai Krueng Blang Awee meluap. ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun sekitar pukul 06.00 WIB Midah dan warga terkejut karena air mulai masuk ke rumah-rumah dengan cepat dengan membawa material kayu hingga ranting pohon.”Sekitar 2 jam air masuk ke rumah lalu saya kaget, ini airnya beda. Ini bukan air tapi lumpur,” kata Hamidah kepada CNNIndonesia.com saat ditemui di tenda pengungsian, Sabtu (29/11). Aliran lumpur itu membuat mobilitas orang di daerah itu jadi lambat. Mereka tak sanggup lagi untuk menyelamatkan harta benda dan hanya bisa mencari tempat yang lebih tinggi agar tidak terseret arus tepatnya di Kawasan Cot Rot Barat.Pilihan RedaksiCak Imin Ungkap Peluang Banjir-Longsor Sumatra Jadi Bencana NasionalSibolga Belum Bisa Diakses Lewat Darat Imbas Banjir dan LongsorPemprov Jakarta Ikut Kirim Bantuan Logistik ke Lokasi Bencana SumatraSetelah hampir 12 jam meninggalkan rumah, Midah kaget melihat desanya porak-poranda. Ada yang sudah tinggal tanah, tertimbun lumpur hingga roboh. Jalan tertutup lumpur sampai 1 meter.”Desa kami hancur, warga di sini kehilangan semuanya. Kami butuh bantuan,” ucapnya.Korban lainnya Nora juga tak mengira hujan yang mengakibatkan banjir di daerahnya separah itu. Biasanya, kata dia tidak sampai merendam pemukiman.”Biasanya sampai sungai, tidak sampai ke permukiman,” katanya.Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi menyebutkan lebih dari 45 rumah di Desa Blang Awee rusak berat. Bahkan 90 persen desa tersebut hancur dan tak layak huni lagi.Dari data yang masuk, dua warga di sana ditemukan meninggal dunia dan satu masih hilang.”Semuanya memang rusak dan bahkan hilang terseret arus banjir. Ini 90 persen kampung ini hancur. Penduduk mengungsi ke titik Cot Rot Barat,” kata Sibral.Dengan kondisi kampung yang tidak lagi layak huni, sebagian besar warga kini menempati titik pengungsian sementara. Kebutuhan logistik dan layanan kesehatan masih sangat dibutuhkan menyusul meningkatnya jumlah warga terdampak.Pantauan CNNIndonesia.com kondisi lumpur yang menimbun Desa Blang Awee mulai di keruk oleh alat berat, karena lumpur yang menimbun desa itu mulai mengering.Apalagi sejak Sabtu pagi cuaca di Pidie Jaya cerah berawan. Sementara logistik dan internet satelit pada Sabtu (29/11) siang mulai disalurkan ke warga. Kemudian listrik di daerah itu masih padam. (dra/isn)
[Gambas:Video CNN]
Bagikan:
url telah tercopy
TOPIK TERKAIT
banjir aceh
kesaksian korban
lumpur
desa blang awee
pidie jaya
bencana alam
banjir sumatra
berita daerah
ARTIKEL TERKAIT
Korban Tewas Banjir di Agam Bertambah Jadi 85 Orang, Ini Daftarnya
Malaysia Kirim Obat-obatan hingga Tim Dokter untuk Korban Banjir Aceh
Cak Imin Ungkap Peluang Banjir-Longsor Sumatra Jadi Bencana Nasional
Bantuan Belum Datang, Minimarket di Tapteng Jadi Sasaran Penjarahan
Bupati Deliserdang Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari
Rais Aam PBNU Segera Gelar Muktamar Setelah Pencopotan Gus Yahya
REKOMENDASI UNTUKMU
LIHAT SEMUA
LIHAT SEMUA
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER
Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG
TELUSURI
Nasional
Internasional
Ekonomi
Olahraga
Teknologi
Otomotif
Hiburan
Gaya Hidup
berbuatbaik.id
CNN TV
IKUTI KAMI
© 2025 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2025 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed
with permission. Tentang Kami |
Redaksi |
Pedoman Media Siber |
Karir |
Disclaimer
CNN U.S. |
CNN International |
CNN en ESPAÑOL |
CNN Chile
CNN México |
العربية |
日本語 |
Türkçe Detik-Detik Banjir Sapu Satu Desa di Pidie Jaya Aceh
login
register
Home
Nasional
Politik
Hukum & Kriminal
Peristiwa
Pemilu
Info Politik
BERITA TERBARU
Internasional
Asean
Asia Pasifik
Timur Tengah
Eropa Amerika
BERITA TERBARU
Ekonomi
Keuangan
Energi
Bisnis
Makro
Corporate Action
BERITA TERBARU
Olahraga
Sepakbola
Moto GP
F1
Raket
BERITA TERBARU
Teknologi
Teknologi Informasi
Sains
Telekomunikasi
Climate
BERITA TERBARU
Otomotif
Tren
Mobil
Motor
E-Vehicle
Commercial
Info Otomotif
BERITA TERBARU
Hiburan
Film
Musik
Seleb
Seni Budaya
Music At Newsroom
BERITA TERBARU
Gaya Hidup
Health
Food
Travel
Trends
BERITA TERBARU
CNN TV
Ragam
Foto
Video
Infografis
Indeks
Fokus
Kolom
Terpopuler
Features
Search History
Loading… Nasional
Peristiwa
Detik-Detik Banjir Sapu Satu Desa di Pidie Jaya Aceh
CNN Indonesia
Minggu, 30 Nov 2025 05:14 WIB
Bagikan:
url telah tercopy
Korban banjir di Pidie Jaya Aceh mengatakan material banjir yang menerpa rumahnya berupa lumpur dan kayu hingga ranting pohon. (REUTERS/Hendri)
Aceh, CNN Indonesia — Hamidah (44) tak pernah menyangka bahwa banjir yang menerpa daerahnya di Desa Blang Awee, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh begitu parah.Banyak rumah hanyut, rusak berat hingga tertimbun lumpur yang menggunung. Secara geografis Desa Blang Awee memang terletak di pinggir sungai dan tidak terlalu jauh dari kantor Bupati Pidie Jaya.Midah bercerita kejadian itu bermula pada Rabu (26/11) dinihari pukul 02:00 WIB hujan deras turun mengguyur. Saat itu mereka mengira hanya hujan biasa dan tidak akan membuat sungai Krueng Blang Awee meluap.
Source: www.cnnindonesia.com