
Komisi III Mau Tot Tot Wuk Wuk Terus Dibekukan, Kakorlantas Buka Suara
login
register
Home
Nasional
Politik
Hukum & Kriminal
Peristiwa
Pemilu
Info Politik
BERITA TERBARU
Internasional
Asean
Asia Pasifik
Timur Tengah
Eropa Amerika
BERITA TERBARU
Ekonomi
Keuangan
Energi
Bisnis
Makro
Corporate Action
BERITA TERBARU
Olahraga
Sepakbola
Moto GP
F1
Raket
BERITA TERBARU
Teknologi
Teknologi Informasi
Sains
Telekomunikasi
Climate
BERITA TERBARU
Otomotif
Tren
Mobil
Motor
E-Vehicle
Commercial
Info Otomotif
BERITA TERBARU
Hiburan
Film
Musik
Seleb
Seni Budaya
Music At Newsroom
BERITA TERBARU
Gaya Hidup
Health
Food
Travel
Trends
BERITA TERBARU
CNN TV
Ragam
Foto
Video
Infografis
Indeks
Fokus
Kolom
Terpopuler
Features
Search History
Loading… Nasional
Hukum Kriminal
Komisi III Mau Tot Tot Wuk Wuk Terus Dibekukan, Kakorlantas Buka Suara
CNN Indonesia
Jumat, 28 Nov 2025 05:50 WIB
Bagikan:
url telah tercopy
Komisi III DPR Safaruddin meminta Korlantas Polri terus membekukan penggunaan sirine dan strobo di jalan. (CNN Indonesia/Adi Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia — Anggota Komisi III DPR Safaruddin meminta Korlantas Polri untuk terus membekukan penggunaan sirine dan strobo di jalan. Hal itu dikarenakan pembekuan memberikan dampak positif terhadap Korlantas Polri.Safaruddin bahkan mengaku siap jika dirinya harus mengalah atau minggir di jalan tanpa pengawalan dan penggunaan sirine. Sebab, langkah Korlantas saat ini telah memberikan dampak positif.Lihat Juga :Kakorlantas Polri: Pembekuan ‘Tot Tot Wuk Wuk’ Masih Dalam Kajian
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ini positif sekali di media sosial, memberikan apresiasi kepada lalu lintas yang membekukan itu karena memang ya mungkin kita berada dalam kondisi Euphoria itu,” kata Safaruddin dalam rapat dengan Korlantas Polri, Kamis (27/11).”Termasuk saya juga, kami anggota DPR minggir aja Pak, kalau ada sudah begitu ya kami pasti minggir,” ujar purnawirawan porli bintang dua itu. [Gambas:Video CNN]Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengungkapkan jajarannya saat ini masih mengevaluasi pembekuan ‘tot tot wuk wuk’, dan belum bisa memastikan waktunya.”Dan kami sekarang ditanya, sampai kapan pembekuannya ini, ‘terus terang kami akan evaluasi’. Dan ini dampaknya sangat positif pak,” katanya.Pilihan RedaksiTNI Bakal Tertibkan Penggunaan ‘Tot Tot Wuk Wuk’ di InternalRocky Gerung Sebut Pembekuan Sirine-Rotator oleh Korlantas Sudah TepatHal itu senada dengan pernyataannya pada Oktober lalu bahwa keputusan pembekuan tertentu penggunaan strobo dan sirine kendaraan aparat belum bersifat permanen, karena harus melibatkan sejumlah pihak dan pakar untuk menilai efektivitas serta dampaknya di masyarakat.Tak hanya penggunaan sirine, rapat tersebut juga membahas menyoroti permintaan pengawalan di luar tugas. Agus mengatakan saat ini pengawalan hanya akan dilakukan untuk kebutuhan prioritas.Meski begitu, dia memastikan bahwa anggota DPR termasuk tugas pengawalan wajib.”Kami sedang koordinasi dengan Setneg jadi mana yang hrs dikawal dan mana yang tidak harus dikawal. Kalau untuk anggota dewan kami kawal semuanya Pak, tidak berani kami Pak,” katanya. (thr/chri)
Bagikan:
url telah tercopy
TOPIK TERKAIT
korlantas polri
tot tot wuk wuk
polri
ARTIKEL TERKAIT
Polri Undang Polisi Hong Kong, Belajar Penanganan Aksi Massa
Polri Gelar Operasi Gabungan Tindak Peredaran Narkotika Jelang Nataru
Pria Viral Ngaku Anak Propam Bawa Mobil Barbuk Minta Maaf ke Polri
Nyabu Dekat Pos Pengamanan TNI-Polri, 5 Pria di Makassar Ditangkap
Alasan Irjen Argo Yuwono Ditarik dari Kementerian UMKM oleh Polri
KPK Kaji Putusan MK soal Jabatan Polisi di Luar Polri
REKOMENDASI UNTUKMU
LIHAT SEMUA
LIHAT SEMUA
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER
Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG
TELUSURI
Nasional
Internasional
Ekonomi
Olahraga
Teknologi
Otomotif
Hiburan
Gaya Hidup
berbuatbaik.id
CNN TV
IKUTI KAMI
© 2025 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2025 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed
with permission. Tentang Kami |
Redaksi |
Pedoman Media Siber |
Karir |
Disclaimer
CNN U.S. |
CNN International |
CNN en ESPAÑOL |
CNN Chile
CNN México |
العربية |
日本語 |
Türkçe Komisi III Mau Tot Tot Wuk Wuk Terus Dibekukan, Kakorlantas Buka Suara
login
register
Home
Nasional
Politik
Hukum & Kriminal
Peristiwa
Pemilu
Info Politik
BERITA TERBARU
Internasional
Asean
Asia Pasifik
Timur Tengah
Eropa Amerika
BERITA TERBARU
Ekonomi
Keuangan
Energi
Bisnis
Makro
Corporate Action
BERITA TERBARU
Olahraga
Sepakbola
Moto GP
F1
Raket
BERITA TERBARU
Teknologi
Teknologi Informasi
Sains
Telekomunikasi
Climate
BERITA TERBARU
Otomotif
Tren
Mobil
Motor
E-Vehicle
Commercial
Info Otomotif
BERITA TERBARU
Hiburan
Film
Musik
Seleb
Seni Budaya
Music At Newsroom
BERITA TERBARU
Gaya Hidup
Health
Food
Travel
Trends
BERITA TERBARU
CNN TV
Ragam
Foto
Video
Infografis
Indeks
Fokus
Kolom
Terpopuler
Features
Search History
Loading… Nasional
Hukum Kriminal
Komisi III Mau Tot Tot Wuk Wuk Terus Dibekukan, Kakorlantas Buka Suara
CNN Indonesia
Jumat, 28 Nov 2025 05:50 WIB
Bagikan:
url telah tercopy
Komisi III DPR Safaruddin meminta Korlantas Polri terus membekukan penggunaan sirine dan strobo di jalan. (CNN Indonesia/Adi Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia — Anggota Komisi III DPR Safaruddin meminta Korlantas Polri untuk terus membekukan penggunaan sirine dan strobo di jalan. Hal itu dikarenakan pembekuan memberikan dampak positif terhadap Korlantas Polri.Safaruddin bahkan mengaku siap jika dirinya harus mengalah atau minggir di jalan tanpa pengawalan dan penggunaan sirine. Sebab, langkah Korlantas saat ini telah memberikan dampak positif.Lihat Juga :Kakorlantas Polri: Pembekuan ‘Tot Tot Wuk Wuk’ Masih Dalam Kajian
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ini positif sekali di media sosial, memberikan apresiasi kepada lalu lintas yang membekukan itu karena memang ya mungkin kita berada dalam kondisi Euphoria itu,” kata Safaruddin dalam rapat dengan Korlantas Polri, Kamis (27/11).”Termasuk saya juga, kami anggota DPR minggir aja Pak, kalau ada sudah begitu ya kami pasti minggir,” ujar purnawirawan porli bintang dua itu. Komisi III Mau Tot Tot Wuk Wuk Terus Dibekukan, Kakorlantas Buka Suara
login
register
Home
Nasional
Politik
Hukum & Kriminal
Peristiwa
Pemilu
Info Politik
BERITA TERBARU
Internasional
Asean
Asia Pasifik
Timur Tengah
Eropa Amerika
BERITA TERBARU
Ekonomi
Keuangan
Energi
Bisnis
Makro
Corporate Action
BERITA TERBARU
Olahraga
Sepakbola
Moto GP
F1
Raket
BERITA TERBARU
Teknologi
Teknologi Informasi
Sains
Telekomunikasi
Climate
BERITA TERBARU
Otomotif
Tren
Mobil
Motor
E-Vehicle
Commercial
Info Otomotif
BERITA TERBARU
Hiburan
Film
Musik
Seleb
Seni Budaya
Music At Newsroom
BERITA TERBARU
Gaya Hidup
Health
Food
Travel
Trends
BERITA TERBARU
CNN TV
Ragam
Foto
Video
Infografis
Indeks
Fokus
Kolom
Terpopuler
Features
Search History
Loading… Nasional
Hukum Kriminal
Komisi III Mau Tot Tot Wuk Wuk Terus Dibekukan, Kakorlantas Buka Suara
CNN Indonesia
Jumat, 28 Nov 2025 05:50 WIB
Bagikan:
url telah tercopy
Komisi III DPR Safaruddin meminta Korlantas Polri terus membekukan penggunaan sirine dan strobo di jalan. (CNN Indonesia/Adi Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia — Anggota Komisi III DPR Safaruddin meminta Korlantas Polri untuk terus membekukan penggunaan sirine dan strobo di jalan. Hal itu dikarenakan pembekuan memberikan dampak positif terhadap Korlantas Polri.Safaruddin bahkan mengaku siap jika dirinya harus mengalah atau minggir di jalan tanpa pengawalan dan penggunaan sirine. Sebab, langkah Korlantas saat ini telah memberikan dampak positif.Lihat Juga :Kakorlantas Polri: Pembekuan ‘Tot Tot Wuk Wuk’ Masih Dalam Kajian
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ini positif sekali di media sosial, memberikan apresiasi kepada lalu lintas yang membekukan itu karena memang ya mungkin kita berada dalam kondisi Euphoria itu,” kata Safaruddin dalam rapat dengan Korlantas Polri, Kamis (27/11).”Termasuk saya juga, kami anggota DPR minggir aja Pak, kalau ada sudah begitu ya kami pasti minggir,” ujar purnawirawan porli bintang dua itu.
Source: www.cnnindonesia.com