
Pernyataan Lengkap Rais Aam soal Gus Yahya Bukan Lagi Ketum PBNU
login
register
Home
Nasional
Politik
Hukum & Kriminal
Peristiwa
Pemilu
Info Politik
BERITA TERBARU
Internasional
Asean
Asia Pasifik
Timur Tengah
Eropa Amerika
BERITA TERBARU
Ekonomi
Keuangan
Energi
Bisnis
Makro
Corporate Action
BERITA TERBARU
Olahraga
Sepakbola
Moto GP
F1
Raket
BERITA TERBARU
Teknologi
Teknologi Informasi
Sains
Telekomunikasi
Climate
BERITA TERBARU
Otomotif
Tren
Mobil
Motor
E-Vehicle
Commercial
Info Otomotif
BERITA TERBARU
Hiburan
Film
Musik
Seleb
Seni Budaya
Music At Newsroom
BERITA TERBARU
Gaya Hidup
Health
Food
Travel
Trends
BERITA TERBARU
CNN TV
Ragam
Foto
Video
Infografis
Indeks
Fokus
Kolom
Terpopuler
Features
Search History
Loading… Nasional
Peristiwa
Pernyataan Lengkap Rais Aam soal Gus Yahya Bukan Lagi Ketum PBNU
CNN Indonesia
Minggu, 30 Nov 2025 06:20 WIB
Bagikan:
url telah tercopy
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar menegaskan Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) tidak lagi menjabat sebagai ketua umum. (CNN Indonesia /Ramadhan Rizki)
Surabaya, CNN Indonesia — Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar menegaskan Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) tidak lagi menjabat sebagai ketua umum PBNU sejak 26 November 2025 pukul 00.45 WIB.Menurut Miftach, Gus Yahya tidak lagi memiliki kewenangan maupun hak menggunakan atribut ketua umum.Hal itu disampaikan Miftach usai silaturahmi Rais Aam PBNU dengan para Syuriah PBNU dan 36 PWNU yang digelar di kantor PWNU Jawa Timur, Surabaya, Sabtu (29/11). ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan RedaksiWasekjen PBNU Tegaskan Surat Pencopotan Gus Yahya Sah: Tapi DisabotaseGus Yahya Copot Gus Ipul dari Sekjen PBNUSelain Gus Ipul, Gus Yahya Juga Copot Gudfan Arif Bendahara Umum PBNUBerikut pernyataan lengkapnya:
1. Bahwa terhitung mulai tanggal 26 November 2025 Pukul 00.45 WIB KH Yahya Cholil Staquf tidak lagi berstatus sebagai Kctua Umum PBNU, sehingga tidak berhak menggunakan atribut dan tidak memiliki kewenangan sebagai ketua umum PBNU. Dan sejak saat itu, kepemimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama sepenuhnya berada di tangan Rais Aam.2. Bahwa latar belakang dan dasa pertimbangan sebagaimana disebutkan dalam RisaBah Rapat Harian Syuriyah PBNU adalah benar-benar sesuai dengan fakta dan kondisi sebenarnya, serta tidak terdapat motif atau latar belakang lain selain dari pada yang tercantum di dalam risalah rapat.3. Bahwa untuk memastikan berjalannya roda organisasi secara normal, maka akan dilaksanakan rapat pleno atau muktamar dalan waktu segera.4. Setelah mencermati dinamika di masyarakat, termasuk berbagai informasi dan opini di media arus utama dan media sosial, kami memberikan perhatian secara khusus.Selanjutnya, untuk mendapatkan kesahihan dari berbagai informasi tersebut, kami akan menugaskan tim pencari fakta untuk melakukan investigasi secara utuh dan mendalam terhadap berbagai informasi yang berkembang di tengah-tengah masyarakat.Wakil Rais Aam PBNU KH Anwar Iskandar dan KH Afifuddin Muhajir akan menjadi pengarah dalam tim pencari fakta dimaksud. 5. Untuk memastikan tim pencari fakta dapat menjalankan tugas dengan baik, maka khusus impiementasi Digdaya Persuratan Tingkat PBNU kami perintahkan untuk ditangguhkan sampai dengan selesainya proses investigasi. Sedangkan implementasi Digdaya Persuratan Tingkat PWNU dan PCNU tetap dapat berjalan sebagaimana mestinya.6. Bahwa sesuai dengan nilai-nilai Khittah Nahdlatul Ulama, menjadi sangat penting bagi semua pihak untuk mendahulukan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi, serta meluhurkan kemuliaan moral (al-akhlaq al-karimah), dan menjunjung tinggi kejujuran (ash-shidqu) dalam berfikir, bersikap dan bertindak. (frd/isn)
[Gambas:Video CNN]
Bagikan:
url telah tercopy
TOPIK TERKAIT
rais aam
gus yahya
kh miftachul akhyar
pbnu
pernyataan resmi
muktamar pbnu
berita daerah
ARTIKEL TERKAIT
Detik-Detik Banjir Sapu Satu Desa di Pidie Jaya Aceh
Malaysia Kirim Obat-obatan hingga Tim Dokter untuk Korban Banjir Aceh
Bantuan Belum Datang, Minimarket di Tapteng Jadi Sasaran Penjarahan
Bupati Deliserdang Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana 14 Hari
Rais Aam PBNU Segera Gelar Muktamar Setelah Pencopotan Gus Yahya
Data Korban Banjir dan Longsor di Sumut: 147 Orang Tewas, 174 Hilang
REKOMENDASI UNTUKMU
LIHAT SEMUA
LIHAT SEMUA
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER
Menyajikan berita terhangat langsung melalui handphone Anda DOWNLOAD SEKARANG
TELUSURI
Nasional
Internasional
Ekonomi
Olahraga
Teknologi
Otomotif
Hiburan
Gaya Hidup
berbuatbaik.id
CNN TV
IKUTI KAMI
© 2025 Trans Media, CNN name, logo and all associated elements (R) and © 2025 Cable News Network, Inc. A Time Warner Company. All rights reserved. CNN and the CNN logo are registered marks of Cable News Network, Inc., displayed
with permission. Tentang Kami |
Redaksi |
Pedoman Media Siber |
Karir |
Disclaimer
CNN U.S. |
CNN International |
CNN en ESPAÑOL |
CNN Chile
CNN México |
العربية |
日本語 |
Türkçe Pernyataan Lengkap Rais Aam soal Gus Yahya Bukan Lagi Ketum PBNU
login
register
Home
Nasional
Politik
Hukum & Kriminal
Peristiwa
Pemilu
Info Politik
BERITA TERBARU
Internasional
Asean
Asia Pasifik
Timur Tengah
Eropa Amerika
BERITA TERBARU
Ekonomi
Keuangan
Energi
Bisnis
Makro
Corporate Action
BERITA TERBARU
Olahraga
Sepakbola
Moto GP
F1
Raket
BERITA TERBARU
Teknologi
Teknologi Informasi
Sains
Telekomunikasi
Climate
BERITA TERBARU
Otomotif
Tren
Mobil
Motor
E-Vehicle
Commercial
Info Otomotif
BERITA TERBARU
Hiburan
Film
Musik
Seleb
Seni Budaya
Music At Newsroom
BERITA TERBARU
Gaya Hidup
Health
Food
Travel
Trends
BERITA TERBARU
CNN TV
Ragam
Foto
Video
Infografis
Indeks
Fokus
Kolom
Terpopuler
Features
Search History
Loading… Nasional
Peristiwa
Pernyataan Lengkap Rais Aam soal Gus Yahya Bukan Lagi Ketum PBNU
CNN Indonesia
Minggu, 30 Nov 2025 06:20 WIB
Bagikan:
url telah tercopy
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar menegaskan Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) tidak lagi menjabat sebagai ketua umum. (CNN Indonesia /Ramadhan Rizki)
Surabaya, CNN Indonesia — Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar menegaskan Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) tidak lagi menjabat sebagai ketua umum PBNU sejak 26 November 2025 pukul 00.45 WIB.Menurut Miftach, Gus Yahya tidak lagi memiliki kewenangan maupun hak menggunakan atribut ketua umum.Hal itu disampaikan Miftach usai silaturahmi Rais Aam PBNU dengan para Syuriah PBNU dan 36 PWNU yang digelar di kantor PWNU Jawa Timur, Surabaya, Sabtu (29/11). ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan RedaksiWasekjen PBNU Tegaskan Surat Pencopotan Gus Yahya Sah: Tapi DisabotaseGus Yahya Copot Gus Ipul dari Sekjen PBNUSelain Gus Ipul, Gus Yahya Juga Copot Gudfan Arif Bendahara Umum PBNUBerikut pernyataan lengkapnya:
1. Bahwa terhitung mulai tanggal 26 November 2025 Pukul 00.45 WIB KH Yahya Cholil Staquf tidak lagi berstatus sebagai Kctua Umum PBNU, sehingga tidak berhak menggunakan atribut dan tidak memiliki kewenangan sebagai ketua umum PBNU.
Source: www.cnnindonesia.com